Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2024

Terekam

tiba-tiba flashback ke masa dimana aku mulai kenal dengan seni selain menggambar dan mewarnai. dulu tuh ada bank swasta yang nerima tabungan bocah SD, nabungnya mulai dari lima ribuan pun gapapa. setelah pulang dari sekolah aku selalu diantar menabung ke bank sama ayahku. kemudian, karena udah tau pergaulan dan mulai berkawan dengan banyak model manusia sehingga sifat pemaluku mengering, alhasil duit tabunganku itu berubah jadi hp Cross warna putih modelan Blackberry gitu. hahaa. dari sini aku kenal fitur pemutar musik (selain DVD) yang kalau ngisi musiknya kudu ke konter hp dulu haha. The Cranberries jadi band western pertama yang klop sama telingaku, lagunya Ode to my family. saking cintanya, lagu ini keturutan 10x diputar olehku dengan suasana sore, rambut terurai karena masih basah, duduk bersandar di tumpukan kardus aq*a, di tangga toko. bro, i totally miss those vibes! another day another hobby mengiringi tumbuhku, kelas lima SD aku mulai suka bikin diary di belakang buku pelajar...

Refleksi Tengah Malam

pernah gaksi kelen ada di momen hatimu tuh diam-diam banyak tanya kek " ini beneran keinginanku, atau aku hanya ingin diakui? "  well, kita hidup di dunia yang berisik, gemuruh riuh dimana-mana. pencapaian sering kali diukur dari apa yang dilihat, bukan dari apa yang dirasakan. luxury brand, perfect couple, tubuh ideal, bahkan kesuksesan yang menyilaukan mata. sadar gak kalau kita tuh sampai lari-larian ngejar semua itu, padahal kita gak tau apa bener hal itu bisa mengisi ruang kosong di diri kita, di jiwa kita, atau hanya untuk memenuhi ekspetasi dunia sih? aku pernah ngebayangin, gimana ya kalau gak ada satupun mata yang melihat, gak ada lagi semarak pujian, apa aku masih pengen sama hal itu yaaaa?  dan masih sering kulupa, bahwa yang benar dikatakan kebahagiaan itu gak pernah lahir dari sebuah pembuktian. padahal kebahagiaan itu sunyi, sepi, yang tumbuh dan dipupuk oleh perasaan cukup. cukup untuk diri sendiri, tidak untuk dunia. sometimes kita tuh lari kenceng mengejar se...