Ternyata menuju usia 24 itu bisa seseru itu, sesedih itu, sesemangat itu, seletih itu, sengakak itu, sehangat itu, sedeg-degan itu, dan semua “se-se” lainnya. Nggak nyangka, karena bersyukur dunia masih mengizinkan hidup sampai pagi ini. Semoga lebih lama lagi ya.
Terima kasih atas doa-doa yang dilangitkan selama tahun ke-23 ku dan juga atas cinta yang tak terlihat, aku merasa dua hal itu punya nyawa. Aku sudah melakukan banyak hal, merasakan banyak hal baru, dan semua yang tumbuh dalam diriku sampai hari ini pasti ada peran doa dari kalian.
Harapanku di 24 ini, meskipun bahagia dan sedih rasanya tak lagi sama, semoga dunia masih membutuhkan kita lebih lama.
Seseorang pernah berkata, “u didn’t find someone who can help your life” tapi lihat aku sekarang semua ini berkat kalian... dan tentu saja, diriku sendiri.
[now playing Long Live - Taylor Swift]
Ternyata 24 ku, masih seru.
Dewasa ini perayaan ulang tahun bagiku tidak terlalu menggebu seperti dikala belasan tahun. Lebih merasakan apa yang ada, tidak ada pun lebih mudah diterima. Tapi entahlah, kalian begitu manis padaku dengan perayaan - perayaan kecil yang memenuhi hatiku.
masih seru, sebab aku melihat diriku dengan senyum yang merekah di tengah teriknya si kuning siang ini. Yang biasanya terasa membakar kini begitu hangat lembut setelah pagi tadi dibekukan udara.
Sekali lagi terima kasih untuk segala rasa syukur karena hidupku yang terus berjalan, aku apresiasi segala upaya kalian mengetik singkat dan panjang lebar demi mendoakanku, dan semua ucapan langsung dengan mata yang berbinar, senyum merekah.
Yang lama menetap di hidupku yaaaaaa.
Komentar
Posting Komentar